Apa itu CAGR??

dari situs : http://bolasalju.com/2013/07/10/laju-pertumbuhan-majemuk-tahunan-cagr/

Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan (Compound Annual Growth Rate), biasanya disingkat CAGR, adalah konsep bisnis dan investasi yang memperhalus pertumbuhan tahunan dari investasi atau bisnis dalam suatu periode. Konsep sederhana CAGR adalah memandang pertumbuhan tahun demi tahun yang lajunya halus, sehingga mengabaikan volatilitas atau perubahan pertumbuhan.

Suatu contoh, berikut adalah perkembangan ekuitas dua perusahaan untuk periode 2008-2012 (4 tahun):

  • Perusahaan A berturut-turut: 39, 32, 21, 71, 211.
  • Perusahaan B berturut-turut: 19, 30, 49, 59, 95

Bisa dilihat, bila memakai cara biasa, pertumbuhan ekuitas perusahaan B tentu lebih mudah dihitung dibanding A yang lebih berubah-ubah, apalagi ada penurunan selama dua tahun. Nah, kita bisa memperhalus pandangan pertumbuhan perusahaan A dengan memakai CAGR, jadi seakan-akan pertumbuhannya tidak ada gejolak.

 

Berikut adalah rumus CAGR:

CAGRFormula

CAGR pertumbuhan ekuitas Perusahaan A = 211 / 39 atau 5,41 dipangkat 1/4 atau 0,25, hasilnya 1,5251 dikurangi 1, sama dengan 0,5251 atau 52,51%. Dengan cara yang sama, CAGR pertumbuhan ekuitas Perusahaan B adalah 49,53%. Bisa kita lihat selisihnya sedikit sekali sementara bila melihat perkembangan dari tahun demi tahun saya akan lebih suka perusahaan B.

CAGR bukan istilah akuntansi, tapi tetap sering digunakan dalam menilai bisnis untuk membandingkan dua laju pertumbuhan yang berbeda dengan mengabaikan volatilitas. Ada beberapa kelemahan konsep CAGR ini, pertama dia bisa ditipu dengan pertumbuhan pesat di tahun terakhir saja, juga tidak bisa melihat perubahan laju yang diserta penurunan, keduanya berhubungan dengan volatilitas.

Dengan melihat perbedaan karakter pertumbuhan ekuitas dua perusahaan di atas, bila kita adalah investor berbasis pertumbuhan, mana yang kita pilih? Apakah A atau B? Berdasarkan CAGR tentu A. Tapi bila kita ingin faktor yang lebih mudah diprediksi, perusahaan B jelas lebih menarik, pertumbuhan bisnisnya bisa kita lihat halus dan naik dari tahun ke tahun. Sementara angka 52,51% CAGR perusahaan A tadi adalah angka diperhalus. Tapi investor juga harus kritis terhadap kinerja negatif A di tahun ke-2 dan ke-3, perlu ditelaah apa penyebabnya, apakah keputusan manajemen, masalah beban karena kenaikan harga komoditas, alasan lain? CAGR sedikit berguna tapi kita harus kritis terhadap hasil akhirnya karena seperti dicontohkan oleh perusahaan A, hasilnya menutupi fluktuasi pertumbuhan ekuitas yang sebenarnya. Tapi bila kita tahu alasan penurunan ekuitas perusahaan A di dua tahun tersebut tidak negatif, bisa jadi perusahaan ini adalah turn-around yang memang bagus atau calon potensial perusahaan tumbuh lebih stabil di masa mendatang.

KONSEP CAGR

http://specialnotesfrommbah.blogspot.com/2010/09/konsep-cagr-compounded-average-growth.html

Konsep CAGR, Compounded Average Growth Rate.

CAGR adalah singkatan dari Compounded Average Growth Rate.

CAGR banyak digunakan oleh para analis saham.

Contoh:

Profit MYOR:
- 2005 46
- 2006 94
- 2007 142
- 2008 196
- 2009 372

CAGR 4 thn dari 46 menjadi 372 adalah = 68,8%

- 2005 46
- 2006 46 x 1,688 = 77,65
- 2007 77,65 x 1,688 = 131,07
- 2008 221,25
- 2009 373,46 (selisih 1,46 karena pembulatan dengan angka 372 diatas)

This entry was posted in Fundamental Analysis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>