Buffet fokus pada ROE bukan EPS

warrent

Teman2 aku baru baca buku yang judulnya The Warrent Buffet Way. Buku ini tebalnya sekitar 290 halaman. Isinya banyak mengenai cerita saham2 apa saja yang dibeli waren Buffet dan pedoman investasinya. Buku ini diobral di gramedia, dengan harga yang sangat murah. Jadi aku beli satu hehe.

Karena tebal aku tidak baca semua. Untuk orang yang lambat belajar seperti saya, kalau saya baca semua bisa memakan waktu berbulan2. Jadi yang aku baca hanya intisarinya saja yaitu Cara Warren Buffet memilih saham. Bebera aturan investasi Warren Buffet yaitu:

Aturan bisnis

1. Apakah bisnis itu sederhana dan dapat dipahami?

2. Apakah bisnis itu memiliki sejarah operasional yang konsisten

3. Apakah bisnis itu memiliki prospek jangka panjang yang   menguntungkan?

Aturan manajemen

4. Apakah manjemen rasional?

5.Apakah manajemen bersikap terus terang pada para pemegang sahamnya?

6.Apakah manajemen menetang imperatif institutioanal?

Aturan Finansial:

7. Seperti apa penembalian ekuitasnya /ROE?

8. Seperti apa “laba pemilik” dari perusahaan itu?

9. Seperti apa marjin labanya?

10.Apakah perusahaan itu telah meciptakan sedikitnya satu      dolar nilai pasar untuk setiap dolar yang ditahan?

Aturan Nilai

11.Seperti apa nilai dari perusahaan itu?

12.Apakah perusahaan itu bisa dibeli di harga diskon yang signifikan dari nilainya?

Salah satu aturan yang ingin aku sampaikan ke teman2 yaitu aturan finansial no 7. “Seperti apa Pengembalian ekuitasnya?” Buffet memfokukkan pengembalian ekuitas atau ROE yang sekalu meningkat, bukan laba bersih persaham yang selalu meningkat. Buffet menganggap laba bersih persaham sebagai “asap penghalang musuh” karena banyak perusahaan yang menahan laba untuk memperbesar ekuitas. Buffet menggap tidak ada gairah terhadap eps yang mecatat rekor tertinggi. Perusahaan yang berhasil meningkatkan Epsnya 10% tidak spektakuler jika pada saat yang bersamaan perusahaan ini menumbuhkan ekuitasnya sebesari 10% juga. Buffet juga mengutamakan ROE yang tinggi dengan hutang yang kecil atau tanpa hutang sama sekali. Salah cara yaitu dengan meningkatkan margin.

marginnilai_cocacolaGambar di atas adalah gambar ROE dan harga saham Coca cola. Semakin tinggi ROE yang bisa dicapai perusahaan semakin tinggi juga harganya. Di bursa kita perusahaan yang memiliki ROE tinggi contohnya HMSP ,ROEnya 120%, harga sahamnya pun sangat mahal , dihargai sekitar 37 kali dari BV. Masih ingat rumus:

PBV = PER x ROE. Rumus ini sudah dibuktikan oleh Coca cola dan HMSP.

Jika suatu perusahaan sudah mencapai tingkat kematangan tertentu (mature), laju pertubuhannya melambat. Biasanya terjadi pada perusahaan Blue chip. Pada saat itu mucul pertanyaan, bagaimana sebaiknya laba bersih itu dialokasikan? Ada 3 opsi:

1. Perusahaan bisa membeli pertubuhan atau expansi. Misal akuisisi. Kelemahan metode ini nilai akuisi terlalu tinggi dari nilai seberanya, perusahaan yang memulai bisnis baru sering melakukan kesalahan- kesalahan yang merugikan pemegang saham.

2.Menginvestasikan lagi uang itu.  Sering kali hasil invesatasi kembali , keuntungannya di bawa rata-rata. Jika masalah ini diabaikan , kas akan menjadi sumber daya yang menganggur, akibatnya harga saham akan menganggur.

3.Perusahaan bisa mengembalikan uang itu pada pemengang saham yaitu dengan dua cara membagikan debiden atau buy back saham.Membagikan deviden adalah cara yang paling masuk akal bagi Buffet.  Dana dari deviden dapat digunakan oleh pemegang saham untuk mecari investasi lain yang  keuntungannya lebih tinggi.

contoh untuk aturan seperti apa tingkat pengembalian ekuitasnya silahkan baca : http://yudi.sherlock-group.com/2014/09/myoh-fokus-pada-roe-ekad-pada-eps/

This entry was posted in Fundamental Analysis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>