Level Trader Saham

Level 0
Dilevel ini seseorang akan mempelajari pengetahuan saham secara mendalam melalui berbagai jenis buku-buku literatur yang mereka dapati, baik secara gratis maupun beli dari internet dan toko buku. Orang-orang yang berada dilevel ini adalah orang yang hebat dan bisa menjadi seorang penulis buku Forex , saham yang terkenal atau best seller, tetapi mereka hanya menguasai teori dan tidak memiliki keberanian untuk bermain secara nyata.

Beberapa dari mereka yang berada di Level ini bisa menjadi seorang Analis dari suatu perusahaan valas, hal ini desebabkan orang yang berada dilevel ini menguasai Analisa Fundamental dan Analisa Teknikal dengan baik secara teori. Dan mereka akan menjelaskan dengan penuh keyakinan pada setiap orang bahwa kita akan mendapatkan keuntungan sangat besar dalam waktu sekejap, namun mereka lupa bahwa mereka hidup dengan Gaji Bulanan dan tak pernah sekalipun Trading. Artinya orang yang berada dilevel ini adalah No Ation Talk Only (NATO).

Hati- hatilah jika bertemu dengan orang yang berada di level ini. Mereka bisa saja mengajak anda untuk berinvestasi dengan menawarkan keuntungan yang sangat menggiurkan. Ingat mereka hanya mengajak , tidak terjun langsung . Sehingga jika mengalami kerugian uang kita lah yang hilang, bukan milik mereka.

Level 1

Pada level ini mulai sadar, pengetahuan yang hebat tidak berguna jika tidak bisa menghasilkan keuntungan. Atas dasar pemikiran tersebut kita mulai memutuskan untuk  take action dengan membuka account di salah satu perusahaan sekuritas. Kita mulai berani melakukan transaksi dengan sangat hati2. Ketika mendapat keuntungan 1-3%, kita cepat2 menjual saham kita untuk mendapatkan keuntungan yang nyata. Beberapa kali kita akan mengalami keuntungan sehingga kita berpikir bahwa hal tersebut dapat terjadi setiap hari.

Pada level ini rata2 setiap orang terjebak bahwa keuntungan tersebut hanyalah faktor keberuntungan semata. Semagat kita sangat tinggi untuk melakukan transaksi sebanyak mungkin. Harga bergerak beralamanan arah dengan yang kita harapkan, kita mulai menahan saham kita berharap harga bisa kembali naik sesuai keinganinan kita. Ketika harga sudah turun jauh barulah melakukan managemen resiko. Meskipun rugi masih menganggap dirinya trader yang piawai. Banyak yang berhenti karena kehabisan uang tetapi tetap memantau pergerakan harga dan mengaku sebagai trader profesional.  Hanya 10% orang yang akan melanjutkan perjalanan menuju level 2.

Level 2
Pada level ini kita sadar bahwa kita tidak bisa mencetak keuntungan secara konsisten. Kita sadar kita dikuasai emosi dan ketamakan. Kita sadar pasar begitu kejam seperti medan perang. Kita mulai mencari dan membaca semua buku tentang saham. Pada level ini kita banyak mengeluarkan uang untuk membeli buku dan mengikuti pelatihan-pelatihan saham. Pada tahap ini kita akan mejadi lebih sabar menunggu pergerakan harga dan bahkan mampu menciptakan analisa-analisa teknikal sendiri, kita meguasai banyak jurus. Namun waktu terbuang untuk mencari jurus yang paling cocok dengan kepribadian kita. Dari 10 % trader hanya 7% yang berlanjut ke level 3

Level 3

Pada akhir level 2, kita akhirnya menyadari pokok permasalahan bukan terletak di system. Kita menyadari bahwa kita bisa mendapat profit bahkan jika hanya menggunakan system yang simpel seperti moving average saja tanpa ada indicator lain, jika kita bisa menggunakan kepala kita dan money management yang benar. Kita mulai membaca buku tentang psikologi trading, dan mengidentifikasi dengan karakter yang dijelaskan dalam buku itu. Akhirnya datanglah Level Pencerahan.

Level pencerahan ini membuat otak kita menyadari satu hal yang penting, di dunia ini tidak ada seorang pun yang mampu memprediksi secara akurat apa yang akan terjadi pada market 30 detik kemudian.Kita mulai menguasai satu system trading dan memodifikasinya sehingga sesuai dengan karakter kita, dan mampu memberikan lebih banyak profit dibandingkan system yang asli.

Kita mulai trading jika kita tahu probabilitas untuk profit lebih besar daripada untuk loss, kita hanya trading jika ada signal dari system kita, kita selalu menggunakan stoploss, karena kita tahu stoploss adalah resiko bisnis yang ada dalam dunia trading. Ketika stoploss kena, kita tidak emosi karena kita tahu tak seorangpun bisa memprediksinya, dan itu bukan kesalahan kita. Trading berikutnya akan meningkat probabilitas profitnya karena kita tahu system itu system yang profit.

Kita secara seketika menyadari bahwa dalam dunia trading hanya ada satu hal yang penting yaitu konsistensi pada system, psikologi trading dan money management. Dan kedisiplinan kita untuk melakukan trading apapun yang terjadi.Kita mempelajari tentang money management, 2% risk, dan hal lainnya. Dan hal ini mengingatkan kita 1 tahun yang lalu ketika ada yang memberi nasehat yang sama pada kita dan memilih untuk mengacuhkannya. ketika itu kita memang belum siap namun sekarang sudah siap.

Di level pencerahan, otak kita akan menerima bahwa kita tidak bisa meramalkan pergerakan market, karena memang tak seorang pun bisa.

Dari 7% trader yang ada di level ini, hanya sekitar 5% yang berhasil maju ke level berikutnya.

 

Level 4

Sekarang kita hanya trading jika system kita memberi signal. Kita cut loss sama gampangnya dengan take profit. Karena kita tahu system kita akan lebih banyak memberikan profit daripada loss, dan cut loss yang kita lakukan adalah resiko bisnis .Pada level ini kita benar2 menerapkan money management sehingga resiko benar2 terkendali.

Daru 5% yang tersisa hanya 3% yang betul2  menjadi trader sejati di level 5.

Level 5

Nah sekarang kita sampai di level 5, ini adalah level yang paling diharapkan oleh seluruh trader di dunia ini, di level ini kita bisa trading secara alami, kita telah menguasai semuanya, kita bisa Dancing with the Market, kemanapun arah market berjalan, kita telah open di posisi yang benar, jadi kita tinggal melihat profit kita bergerak dari 2 digit ke 3 digit. Inilah level puncak dari seorang trader, inilah level utopia, kita telah menguasai emosi kita dan kini kita trading dengan account yang terus membesar tiap harinya dari kumulatif profit yang kita peroleh. Level ini disebut disebut Level Trader Sejati.

Kita akan jadi bintang di trading chat room, dan orang-orang akan mendengarkan apa yang kita katakan, kita kenal dengan pertanyaan mereka, karena kita ada diposisi mereka 2 tahun yang lalu. Kita akan memberikan saran bagi mereka, namun kita tahu bahwa kebanyakan dari mereka tidak akan mendengarkannya karena mereka masih trader level 1. Kita tidak akan mempunyai masalah financial lagi, kita mampu membeli semua benda yang tersedia untuk dijual, kita bisa membeli pulau dan trading disana asalkan ada jaringan internet, kita bisa pindah ke hotel bintang 5, dan menjadi penghuni tetap disana.
Kita mempunyai penghasilan seperti seorang superstar, kita bisa membuat buku sendiri, kita bisa trading dengan margin yang tanpa batas, dan account kita akan berlipat-lipat dari account awal.

Hanya 3% trader yang bisa mencapai level ini.

 

 

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>