Warrant (Waran)

apa itu warrant / waran ??
Warrant adalah pemberian jaminan hak kepada shareholder untuk membeli saham pada waktu tertentu atau periode yang akan datang atas kecenderungan harga.
warrant dibedakan antara put warrant dan call warrant.
Pada umumnya waran yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah call warrant, di mana pemegang waran diberikan hak untuk membeli atau melaksanakan hak untuk membeli saham yang diterbitkan oleh emiten tersebut pada jumlah dan harga tertentu(exercise price) serta pada waktu tertentu.
Waran diterbitkan sebagai pemanis (sweetener) bersamaan dengan penerbitan saham baru baik dalam rangka
penawaran umum (initial public offering/IPO)  ataupun penawaran umum terbatas (right issue). Karena diterbitkan sebagai pemanis, umumnya emiten sebagai penerbit waran tidak memperoleh dana (premi) alias bonus dari penerbitan waran tersebut.

Jika suatu saham misalkan saham A(induk) menerbitkan warrant A(anak) dengan harga exercise(harga tebus) 200 pada tanggal xx-yy-zzzz, maka apabila harga saham A(induk) pada naik menjadi 300, tentu saja harga warran yang bersangkutan akan naik +- 100 (300-200), dan apabila harga saham induk(A) pada saat penebusan warrant 500, maka harga wajar warrant akan mendekati 500 – 200 = 300.

eg ::
Apabila kita membeli warrant sebelum jatuh tempo di harga 100, maka keuntungan yang kita dapat
adalah saat penebusan ::
= harga sekarang – (harga kita beli warrant + harga penebusan)
= 500 – (100 + 200)
= 500 – 300
= 200
dan apabila harga saham ternyata lebih rendah dari harga excercise maka kita berhak untuk tidak menebus
warran tersebut.

nb :: untuk perdagangan warrant tidak ada istilah AR(Auto Reject), jadi musti ekstra hati2.

This entry was posted in Fundamental Analysis, IHSG, Saham and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.