MENGUKUR UNTUNG RUGI DALAM INVESTASI

Musuh terbesar dalam investasi adalah inflasi (perampok yang tidak bisa ditangkap polisi ). Dalam berinvestasi kita mengaharapkan nominal uang kita bertambah , namun tanpa kita sadari nilai rill uang kita berkurang karena inflasi. Bagaimana cara mengetahui apakah investasi kita untung atau rugi? Ada dua metode yang sering saya gunakan:

  1. Tolak ukur harga beras.  Alasannya sederhana karena beras adalah salah satu kebutuhan pokok yang sering kita beli.  Bisa saya katakan anda akan terus mengkonsumsi beras samapai akhir hidup anda, kecuali anda mengubah kebiasan makan anda ke bentuk lain misalnya roti atau ubi.

Harga rata-rata eceran beras per kg Tahun 2000-2013 . http://answers.yahoo.com/question/index?qid=20110121180040AAodLF4
Tahun Harga Rp/Kg
2013 11,000,00

2010 7,601.00
2009 6,540.00
2008 5,950.00
2007 5,174.00
2006 4,290.00
2005 3,633.00
2004 3,232.00
2003 3,062.00
2002 2,908.00

Contoh misal pada thn 2008 anda mempunyai  sebulan  3,4 juta . Gaji  anda ini  pada tahun itu bisa ditukar dengan 571kg (5950 rupiah per kg). Uang 3,4 juta ini anda investasikan, pada tahun 2013 uang investasi anda menjadi  6 juta , jika uang 6 juta ditukar dengan beras pada thn 2013 anda hanya mendapat  545 kg(11000/kg). Investasi anda dalam lima tahun dari 3,4 juta menjadi 6 juta masih bisa dikatakan rugi.

 

  1. Tolak ukur rupiah.

Di ketahui :

Jumlah uang yang beredar Desember   2008     = Rp 1.895 Triliun

Jumlah uang yang beredar September 2013      = Rp 3.584 Triliun

http://macroeconomicdashboard.com/index.php/id/moneter/120-perkembangan-moneter-2013-ii

Jika tolak ukurnya uang rupiah, maka uang rupiah tersebut harus dinormalisaksikan, dikoreksi dengan pertambahan uang yang beredar. Cara normalisasi mungkin cara yang paling fair, jika data pemerintah benar. Cara ini bisa dilakukan dengan cara membandingkan jumlah uang yang beredar. Misalkan uang tunai anda 3,4 juta pada akhir tahun 2008. Jumlah Rp M2 yang beredar saat itu adalah  Rp. 1.895 triliun. Investasi anda dari Desember 2008 sampai September 2013 meningkat 2,6 juta menjadi 6 juta . Investasi anda harus  dinormalisasikan dengan jumlah uang yang beredar pada september 2013 sebesar  Rp 3.584 trilun.

 

Perhituangannya sebagai berikut:

(3, 4  x3584)/1895= 6,4 juta.

 

Dengan demikian  hasil investasi  6 juta secara nominal ternyata secara rill  anda rugi 400 ribu.

This entry was posted in Investasi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>