Exit lewat Pullback

apa itu pull back?  Saya beri contoh melalui gambar2 di bawah ini

Gambar diatas adalah grafik harga timah tahun 2008 , di siklus ke 4 hal yang diluar imajinasi bisa terjadi . Bayangkan koreksi yang terjadi sekitar 60% dari titik tertinggi 25000, ke 10000 an. Jika suatu harga break down dari supportnya biasanya harga akan terus turun, namun sebelum turun biasanya ada kecenderungan harga untuk kembali ke supportnya yang sekarang kita sebut resisten.  Mengapa kecenderungan ini sering terjadi ? logikanya senderhana jika harga turun terus siapa yang mau jualan? oleh karena itu harga biasanya akan dinaikan dulu kembali ke resistennya untuk memancing trader baru untuk masuk , kemudian bandar akan jualan.

Gambar diatas adalah grafik timah tahun 2010-2012 , di siklus ke 4 hal yang di luar imazinasi bisa terjadi . Bayangkan koreksi yang terjadi sekitar 50% dari titik tertinggi 34000, ke 17000an.

Dari contoh2 di atas, seperti yang kita lihat. Saat terbaik untuk melarikan diri setelah break down adalah saat pull back terjadi.

Menggunakan cara ini anda harus adu nasib, karena pull back bisa saja tidak terjadi. Semoga keberuntungan berpihak pada anda. Selamat trading.

 

This entry was posted in Technical Analysis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>